Mengurus ijin Dokter Asing praktek di Indonesia pada era MEA

Saat ini sesuai dengan era globalisasi maka dokter asing bisa praktek di Indonesia. Memang tidak semua dokter asing bisa praktek, hanya dokter dari wilayah asia tenggara yang sementara ini di ijinkan praktek. Hanya saja ijin ini masih terbatas sebagai Medical Advisor, jadi memang tidak praktek secara langsung ke pasien.  Persyaratan dokter asing ini sangatlah banyak dan ketat.
Perijinan dokter asing ini diperuntukkan untuk ijin sebagai berikut
  1. Pelayanan Kesehatan
  2. Pendidikan dan pelatihan kesehatan
  3. bakti sosial bidang kesehatan
  4. dan penelitian kesehatan.
Dokter, dokter gigi, dan tenaga kesehatan lain bisa mengajukan ijin ini.

Prosedur singkat mengenai cara memperoleh ijin ini adalah mengajukan permohonan RPTKA dan IMTA. Pada waktu pengurusan RPTKA biasanya dilakukan secara online di departemen tenaga kerja, selain itu berkas permohonan juga di krim ke Kemenaker
Yang perlu diperhatikan adalah pada waktu kita mengurus RPTKA kita harus mendapat rekomendasi dari Departemen kesehatan RI.
Berdasarkan pengalaman penulis, ijin untuk dokter praktek di Indonesia belum berhasil di urus, sehingga kita mengurus hanya dokter asing sebagai Medical advisor. Jadi Medical Advisor hanya mendampingi dokter Indonesia yang praktek langsung ke pasien. Jadi fungsi Medical Advisor memberikan training atau advisor saja ke dokter Indonesia
Ijin ini yang mengeluarkan adalah Departemen tenaga kerja, Sesuai dengan Rekome dari Depkes.